AyiD

The Real Me

Teh (bag. 1)

leave a comment »

tea.jpgTeh merupakan minuman yang paling digemari di seluruh dunia setelah air putih. Di Cina, budaya minum teh sudah dikenal sejak 3.000 tahun sebelum Masehi, pada zaman Kaisar Shen Nung berkuasa. Kemudian budaya minum teh berlanjut di Jepang sejak masa Kamakaru (1192 – 1333) oleh pengikut Zen. Tujuannya adalah agar mereka mendapatkan kesegaran tubuh selama meditasi yang bisa memakan waktu berjam-jam. Pada akhirnya, tradisi minum teh menjadi bagian dari upacara ritual Zen. Selama abad ke-15 hal itu menjadi acara tetap berkumpul di lingkungan khusus untuk mendiskusikan berbagai hal.
Meski saat itu belum bisa dibuktikan khasiat teh secara ilmiah, namun masyarakat Cina sudah meyakini teh dapat menetralisasi kadar lemak dalam darah, setelah mereka
mengonsumsi makanan yang mengandung lemak. Mereka juga percaya, minum teh dapat melancarkan air seni, menghambat diare dan sederet kegunaan lainnya.
Seiring dengan perkembangan ilmu pangan yang makin maju, khasiat minum teh pun makin banyak diketahui. Hal ini mendongkrak konsumsi teh dari tahun ke tahun. Di Inggris misalnya mencapai 2,5 kg/kapita/ tahun, di Irlandia bertengger pada angka 3,5 kg/kapita/tahun, Pakistan dan India berturut-turut pada posisi 1,0 kg dan 0,6 kg/kapita/tahun. Bagaimana
dengan Indonesia, masih sangat rendah konsumsinya, yakni baru mencapai 0,2 kg/kapita/tahun. Tak sampai 10 persen dari konsumsi masyarakat Inggris. Padahal, Indonesia merupakan penghasil teh kelima terbesar di dunia setelah India, Cina, Sri Lanka dan Kenya.
 Diduga penyebab rendahnya tingkat konsumsi teh di Indonesia karena masyarakat belum banyak yang tahu tentang khasiat teh bagi kesehatan. Walau minum teh sudah menjadi semacam budaya setidaknya di kalangan masyarakat Jawa, namun teh belum menjadi primadona untuk masyarakat kebanyakan di Indonesia, masih lebih banyak memilih soft drink alias minuman ringan yang memiliki rasa teh bohongan ketimbang minum teh yang sebenarnya.

Written by Dardiri

March 22, 2007 at 6:41 PM

Posted in Serba-serbi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: