AyiD

The Real Me

Kenapa Harus Nasi????

with 2 comments

“Ayo makan nasi goreng di jalan Kaliurang!”, seorang teman pernah mengajak saya untuk makan. Padahal beberapa jam yang lalu kami baru saja menghabiskan dua bungkus brownies ukuran besar yang dibawakan oleh saudaranya.

Untuk sebagian besar orang pribumi, ada anggapan bahwa mereka belum makan kalau belum makan nasi. Roti, bakso, dan makanan yang mengandung karbohidrat lainnya tidaklah dapat mengenyangkan perut mereka. Bahkan sebuah restoran franchise dari luar negeri-pun membuat menu khusus nasi untuk konsumen Indonesia.

Sebenarnya nasi bukanlah makanan pokok semua masyarakat Indonesia. Orang Papua dulu memakan ubi jalar sebagai makanan pokok, orang Madura memilih jagung, orang Maluku mengkonsumsi sagu. Orang Jawa-lah yang memperkenalkan nasi kepada mereka semua sehingga saat ini orang Papua harus makan nasi, orang Madura harusmencampur nasi kedalam jagung mereka untuk dimakan dan hampir semua masyarakat Indonesia sekarang hampir semuanya memakan nasi sebagai makanan pokok mereka. Mereka sekarang beranggapan bahwa jagung, sagu, ubi jalar dan yang lain sudahlah tidak beradab dan hanya untuk mereka yang tidak sanggup membeli beras.

Dahulu kita masih dapat ber-swasembada beras karena pembangunan pertanian menjadi fokus utama pemerintah. Tetapi dengan semakin bertambahnya jumlah penduduk negara ini yang mengakibatkan harus tersedianya lahan bagi pemukiman mengakibatkan semakin berkurangnya lahan untuk pertanian. Kurangnya perhatian pemerintah dalam halpertanian juga membuat kita semakin kekurangan stok beras dari tahun ke tahun. Pada kenyataannya sekarang negara kita harus mengimpor beras setiap tahunnya agar dapat mengenyangkan perut warganya.

Written by Dardiri

March 4, 2007 at 10:44 PM

Posted in Gaya Hidup

2 Responses

Subscribe to comments with RSS.

  1. nah sekarang apa lo dah siap/mau makan ubi/jagung/sagu sebagai pengganti nasi?

    klo siap/mau, kapan mo migrasi ke ubi/jagung/sagu?

    tri m s

    March 31, 2007 at 3:37 PM

  2. lho saat ini saya juga gak menganggap kalo makan harus nasi. saya malah jarang makan nasi biasanya kalo pagi cuma makan roti n siangnya atau sore cuma makan bubur sumsum (dari tepung gandum)

    Dardiri

    April 2, 2007 at 11:36 AM


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: